Virus Corona Serta Mitos dan Fakta di Dalamnya

Medis

Virus Corona Serta Mitos dan Fakta di Dalamnya

Dunia saat ini sedang dikhawatirkan pada salah satu virus yang sedang mewabah, yakni virus corona jenis baru (2019-nCoV). Virus ini pertama kali dilaporkan muncul di kota Wuhan, provinsi Hubei, China pada Desember 2019.

Hingga kini, wabah virus corona masih menjadi momok bagi dunia. Terlebih lagi jumlah kasus infeksi virus corona ini semakin melonjak setiap harinya.

Meskipun demikian, tingkat kesembuhan bagi mereka yang terinfeksi virus corona juga terus mengalami peningkatan.

Merebaknya virus tersebut sejak akhir tahun 2019 lalu membuat banyak orang khawatir. Sampai-sampai, bertebaran banyak informasi yang simpang siur tentang virus corona penyebab penyakit COVID-19 ini.

Ketidaktahuan tentang virus corona ditambah informasi yang tidak benar tentang virus corona bisa lebih berbahaya daripada virus itu sendiri. Pasalnya, banyak informasi beredar di media sosial yang tidak terbukti kebenarannya alias hoax.

Bayangkan saja jika orang menelan informasi tersebut bulat-bulat, tentu hal itu akan menimbulkan kepanikan yang berlebihan bagi orang lain.

Agar tidak menjadi korban hoax, sebaiknya anda menyimak pembahasan berikut seputar mitos yang beredar di berbagai media sosial.

Mitos dan Fakta Seputar Virus Corona

Saat ini banyak mitos-mitos yang beredar di media sosial seputar virus corona. Supaya terhindar dari hoax, ketahui mitos dan fakta mengenai virus corona berikut ini.

  1. Virus corona dapat tertular melalui udara di ruang terbuka

    Banyak orang beranggapan bahwa virus corona sama seperti virus lainnya yang bisa menular melalui udara. Pernyataan ini adalah salah.

    Faktanya, virus corona dapat tertular dari manusia ke manusia melalui cairan yang keluar dari penderita infeksi virus corona, contohnya melalui batuk atau bersin.

  2. Virus corona hanya menyerang lansia, bukan anak-anak muda

    Pernyataan ini tidak benar. Faktanya, virus corona bisa menyerang semua orang dari berbagai rentang usia, termasuk anak muda bahkan bayi sekalipun. Akan tetapi, orang lanjut usia yang daya tahan tubuhnya sudah menurun dan orang-orang dengan riwayat sakit berat tampaknya lebih rentan terhadap virus.

  3. Menggunakan masker efektif melindungi diri dari penularan virus corona

    Sejak virus corona menyebar ke berbagai negara, banyak orang berbondong-bondong memburu masker. Bahkan di Indonesia saja, masker menjadi barang yang langka saat ini. Mereka berpikir bahwa menggunakan masker merupakan cara efektif untuk terlindung dari virus corona.

    Faktanya, WHO menyarankan orang-orang tanpa gejala gangguan pernapasan seperti batuk dan bersin, tidak perlu menggunakan masker. Sebaiknya, masker diutamakan bagi pasien COVID-19 dan keluarga yang mengurus pasien. serta para tenaga medis yang merawat pasien.

  4. Pengering tangan efektif untuk membunuh virus corona

    Faktanya, mesin pengering tangan tidak dapat membunuh virus corona terbaru. Anda harus sering mencuci tangan dengan air dan sabun atau membersihkan tangan dengan alkohol.

  5. Lampu ultraviolet bisa membunuh virus corona

    Jawabannya adalah salah. Lampu Uv sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya karena radiasi UV bisa menyebabkan iritasi kulit.

  6. Virus corona dapat menular dari gigitan nyamuk

    Sampai saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa virus corona dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk. Faktanya adalah virus corona menyerang sistem pernapasan yang dapat tertular melalui cairan yang keluar dari penderita COVID-19 saat batuk atau bersin, jadi tidak dapat tertular dari gigitan nyamuk.

  7. Makan bawang putih dapat mencegah infeksi COVID-19

    Bawang putih memang memiliki beberapa sifat antimikroba, tapi tidak ada bukti bahwa makan bawang putih bisa melindungi orang dari virus corona.

  8. Antibiotik dapat mencegah dan mengobati COVID-19

    Hal ini tidak benar. Antibiotik hanya bekerja melawan bakteri, bukan virus.

  9. Menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh dapat membunuh virus corona

    Faktanya, menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke tubuh anda. Menyemprotkan zat-zat semacam itu bisa merusak tubuh dan selaput lendir.

    Walaupun alkohol dan klorin berguna untuk mendisinfeksi permukaan, tetapi perlu digunakan di bawah anjuran yang tepat.

  10. Menerima surat atau paket dari China bisa menularkan virus corona

    Faktanya, menerima paket atau surat dari China tidak berisiko tertular virus corona. Berdasarkan hasil penelitian, virus corona tidak akan bertahan lama pada objek seperti surat atau paket. jadi, aman-aman saja jika anda menerima paket dari China.

Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi anda. Sebaiknya anda lebih meneliti suatu informasi daripada menelannya bulat-bulat agar terhindar dari hoax.

Yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar anda.